• 14

    Feb

    Melihat Dunia

    “Kalau kamu jadi diplomat kamu akan bisa liat dunia lain,” demikian berulang kali ibu saya berkata pada saya tentang keinginan saya melihat langsung apa yang saat itu hanya bisa saya lihat dalam film-film yang saya tonton. Saya memahami dengan benar berbagai kelok di kota New York atau bentuk rumah di Inggris karena saya menonton film demi film. “Ini sih film Inggris,” ujar saya jika bentuk rumah yang telah terpatri di benak saya itu muncul. Bagi saya, orang Inggris bicara dengan logat yang medok sementara Amerika bicara dengan cara bicara yang benar. Saya tak pernah bekerja sebagai diplomat, tak pernah juga masuk jurusan yang sejak SMP saya incar….jurusan Hubungan Internasional di UI. Saya juga tak pernah masuk ke Departemen Luar Negeri, tempat asal kebanyak
  • 5

    Sep

    Sepakbola Indonesia, Jadi Industri Atau Mati Saja!

    Hooliganisme harus disingkirkan dari Sepakbola Inggris jika kita ingin maju! tegas The Baroness Thatcher atau yg kita kenal sebagai Margaret Thatcher, perempuan besi Perdana Menteri Inggris saat itu. Wajahnya memerah menahan amarah, kematian puluhan pendukung Juventu di Stadion Heysel, Brussel Belgia akibat kebrutalan pendukung Liverpool dari negerinya membuat dirinya meradang. Sejarah mencatat Mei 1985 itu adalah awal dari masa gelap Sepakbola Inggris, saat dimana bangsa itu akhirnya harus merasa dan mengakui bahwa mereka hanyalah satu diantara banyak sekali negeri Sepakbola di dunia ini. Selama ini kami selalu merasa bahwa Inggris adalah tim terbaik di dunia, namun gelar itu semakin jauh dan kami semakin sadar bahwa kami hanyalah negeri biasa saja, keluh Jes Benstock, teman saya seorang
  • 29

    Aug

    Kalian Memang Terlalu Manja!

    “Sepakbola Indonesia tanpa APBD sangat memungkinkan, tapi tidak sekarang!” tegas lelaki paruh baya yang duduk tak jauh dari tempat saya berada, ia adalah salah seorang petinggi tim Persisam Samarinda. Tentu saya tak peduli pada namanya, karena bagi saya gagasan yang ia lontarkan jauh lebih penting siang itu. Jarak kami memang hanya berjarak sekitar 5 meter, namun jelas pendapat kami sangat berbeda. “Apa yang harus dipertanggung jawabkan dari APBD? Karena segala uang itu adalah hibah dan hibah tak perlu diaudit! tegas saya, kalimat yang telah berulang kali saya sebutkan…..bedanya kali ini saya berbicara di depan mereka yang merasa mengerti Sepakbola Indonesia. Para pelaku sesungguhnya, orang-orang yang terus merengek pada pemerintah agar terus disusui dana yang diamb
  • 28

    Jul

    Sudah Siap Jadi Orang Indonesia?

    Saya ingin bermain di tim nasional Indonesia, ujar Emanuel De Porras, pemain asal Argentina yang saat itu sedang memperkuat Persija Jakarta. Emanuel adalah penyerang yang handal, striker yang mampu berlari kencang, memiliki keseimbangan tubuh yang baik serta tentu saja seorang penyelesai yang sempurna. Gol-golnya di Liga Indonesia membuktikan kapasitasnya sebagai seorang penyerang handal. Maka saat ia berkeinginan menjadi anggota tim nasional Merah Putih, tentu saja saya sangat senang. Konon ia sempat menghubungi langsung ketua PSSI kita Nurdin Halid yang konon menyambut gembira keinginan sang pemain. Kabarnya juga, Nurdin sempat bergerak cukup cepat untuk merespon keinginan ini. Lalu..sampai disitu saja ceritanya, sampai hari ini saya tidak pernah lagi mendengar nama sang pemain serta ke
  • 25

    Jul

    Menjadi Indonesia

    “Kita membawa nama bangsa dan bangsa itu bernama Indonesia,” ujar Wong Pak dengan wajah sangat serius dan air muka yang antusias. Lelaki ini adalah petinggi Yayasan Kong Ha Hong yang baru saja turun di kejuaraan dunia Barongsai ke 9 yang memang rutin tahunan dilakukan di Genting, Malaysia. Wong tentu sama sekali tidak merujuk pada kosakata Jawa yang sering saya dengar setiap ayah saya mengajak mudik ke kampungnya. Nama ini adalah marga yang sangat ia banggakan “Karena kami adalah keturunan Wong Fei Hung!” tegas Jacky Sjarif putra bungsunya. Nanti dulu! Bagaimana bisa nama Wong Pak bisa memiliki keturunan bernama Jacky serta bermarga Sjarif. Anda yang membaca tulisan ini tentu segera paham, karena inilah isu terbesar yang ada di republik kita. “Nama ganteng
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post