Pesan

8 May 2013

6d2e59268b3cdda786394370830b6286_img_8935

Orang sini nih jam segini belum bangun tapi negaranya kok bisa maju ya? gumam Nyoman Swastika, kakak ipar saya sembari tertawa terkekeh. Tentu saja ia tidak serius-serius amat dengan kata-katanya itu. Ia pernah 3 tahun di Aachensebuah kota kecil di Jermanbersekolah disana dan merasakan seperti apa hidup dengan cara Eropa atau lebih spesifik.cara Jerman.

Makanya mas, ngapain bangun buru-buru, emangya petani??!! timpal saya sembari menarik selimut saya di suhu dalam ruangan sekitar 12 derajat celcius. Matahari di pukul 06.15 itu sudah cukup tinggi, musim panas mulai menjelang dan suhu di luar ruangan pun sebenarnya sudah menyentuh angka 18-21 derajat celcius. Pagi itu Nyoman sedang bersiap merasakan dunia barunya, dunia dengan menantu, saat putri sulungnya Ni Luh Ashana Puri resmi menikah dengan Tillman Hertz lelaki Jerman yang berdomisili di Berlin.

Saya merasakan aura kebahagiaan dalam diri Nyoman. Dia yang saya kenal memang nyaris tak henti bercanda, namun kali ini auranya beda dan yang pasti sejak kedatangan kami ke Jerman kali ini, selain urusan pernikahan dan mengapa harus menikah di Jerman juga membahas segala hal yang sepertinya remeh padahal kalo dipikir-pikir tidak juga.

6d68974fd673600d9efea7b76cc626cf_img_8944Ni orang pada makan babi, gak shalat, agama gak jelas, Tuhan aja tau punya tau kagak, tapi kok negaranya bisa maju ya? gumam saya saat kami baru tiba di Berlin sekitar seminggu lalu. Nyoman terkekeh, saya yakin ia paham gurauan tak penting saya itu. Tentu kami segera terbayang negeri asal kami yang sangat relijius dan seluruh warga negerinya wajib punya agama serta Tuhan namun tetap saja tak bergerak kemana-mana. Bahkan korupsi kadang diyakini bukan sebagai sebuah kejahatan, tapi sering diucap sebagai Alhamdulillah ada kelebihan rejeki,

Saya memahami Indonesia dengan baik, walau bisa saja pemahaman saya kalah dengan banyak orang yang saya kenal atau mungkin tidak/belum kenal. Tapi di Indonesia yang saya kenal, masuk lift harus buru-buru tak peduli yang di dalam belum keluar, zebra cross hanyalah hiasan di tengah jalan, dilanggar lampu merah siapkan uang secukupnya, film atau musik beli atau donlot ilegal itu hal biasa dan segala hal yang sungguh sangat biasa lainnya.

Indonesia yang saya pahami bukan lagi permisif pada banyak hal yang sebenarnya tak layak dilakukan, tapi lebih dahsyat lagi.di Indonesia yang saya tahu secara etika atau bisa saja hukum tidak baik itu lumrah saja jika dianggap sebagai Biasa-biasa aja ah!

Mungkin itu Cup sebabnya orang kita butuh pesan moral kalo nonton film, kata Mathias Muchus saat kami sarapan bersama membahas perannya sebagai Edhie Baskoro di film terakhir saya yang lalu. Bisa jadi dia benar, karena segala pesan dan apa yang mau disampaikan harus dikatakan secara verbal, padahal saat kecil di sekolah kita diajarkan perihal makna kias makna lugas dan kata-kata terselubung

1e28014ea5a261db14b80aae9dfa79b8_img_8937Lalu ketika keluarga Hertz bercerita tentang Tilman yang menikah dengan keluarga Nyoman Swastika berkisah tentang hal-hal trivia dari bungsu dari keluarga itu.segala hal yang mengundang tawa dan sebagainya. Kakak ipar saya ini malah curhat dan memberi pesan dan harapan, persis seperti pertanyaan mereka yang sudah melihat atau mendengar pada kalimat Jadi pesan moralnya apa?


TAGS Wedding


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post