Potret Peradaban

12 Jun 2012

89c20cbf96fc5e6c61b6d7171f4d180f_7215248770_76c12b9257_b“Hanya dalam dua dekade di abad 21 kita telah mampu mengkloning manusia lain….dengan bahasa lain kita adalah Tuhan!” tegas Peter Weyland di sebuah presentasi Ted di tahun 2023. 70 tahun kemudian Peter mengirim pesawat luar angkasa Prometheus untuk mencari asal muasal kehidupan manusia. Inilah inti dasar kisah Prometheus karya Ridley Scott, Sutradara asal Inggris senior dengan segala pencapaian etis estetis dan komersial yang tak terbantahkan. Peter Weyland si orang kaya yang mencari penciptanya adalah tokoh rekaan Ridley Scott yang di semua informasi medianya menyebut bahwa Prometheus adalah prekuel dari Alien (1979) sebuah karya yang tak pernah henti dikenang oleh pencinta sinema fiksi ilmiah.Dengan kekayaannya yang tak terbatas, Peter mengirimkan 17 tenaga ahli di bidangnya masing-masing untuk menemukan Sang Pencipta di belahan galaksi yang lain.

Ide ini memang sederhana dan sungguh tak berlebihan. Adalah pertanyaan besar dari umat manusia tentang mekanisme penciptaan manusia dan alam semesta serta sesekali tentu saja pertanyaan-pertanyaan tentang keTuhanan….hal yang terus tak jarang dipertanyakan sebagai “Apakah Tuhan umat manusia sama?”Ridley dengan caranya memberi kita sebuah pertunjukan tentang pencarian kemampuan Tuhan dalam menciptakan manusia, motivasiNya sampai seperti apa sebenarnya bentuk Sang Pencipta tersebut. Di tangannya ide sederhana ini menjadi sebuah pertunjukan visual yang memukau, awalan penuh misteri di paruh awal Prometheus tentang “Seperti apakah gerangan Sang Pencipta itu?”

Jelas ini bukan pertama kalinya kisah pertanyaan tentang asal muasal manusia difilmkan di tahun 1968 Stanley Kubrick pernah melakukan hal yang sama lewat 2001 : Space Oddyssey, dengan caranya yang lebih filosofis Terrence Mallick juga pernah melakukannya setahun lampau lewat A Tree Of Life. Bagi saya bukan ide atau bagaimana mengeksekusi segala yang melintas di kepala, tapi ruang bebas yang diberikan oleh apapun itu namanya di peradaban mereka membuat saya kembali terpaksa mengulang pernyataan saya yang berulang kali jadi masalah di berbagai kesempatan “Saat mereka sudah berpikir tentang imigrasi ke planet lain, kita masih berkutat di urusan moral,”

173a76d6c430500b856e240af8052b5a_robin-hood-ridley-scottSaya tak paham seperti apa sebenarnya moral orang-orang di barat sana, saya hanya pernah sekitar 3 tahun hidup di kawasan Eropa dan mungkin itu tak cukup untuk menyimpulkan kekaguman saya atas kemajuan peradaban mereka bahkan sejak ratusan tahun lampau. Sementara segala kisah hebat yang kita miliki praktis hanya berupa ceceran demi ceceran atau sekedar kata-kata manis orang tua, di banyak negara Eropa sejarah besar dan peradaban masa silam yang mereka miliki terekam rapi di berbagai media mulai dari museum sampai buku-buku non fiksi. Mereka dengan mudah berkisah tentang bagaimana situasi London di pertengahan abad 19 misalnya….sementara kita membutuhkan para penulis barat untuk bisa menggambarkan seperti apa Jakarta di era yang sama.

Prometheus dan berbagai kisah-kisah fiksi ilmiah yang diangkat ke layar lebar bagi saya adalah bukti keunggulan mereka yang sebenarnya layak kita tiru. Karena “Film adalah representasi keadaan sebuah bangsa di era yang bersangkutan,” ujar alm Usmar Ismail, salah satu Sutradara besar dari tanah air. Karya terbaru Ridley Scott ini memang bukan masterpiece darinya, tapi yang pasti menunjukkan pada saya seperti apa bangsa mereka saat ini. Mungkin sedikit atau mungkin juga jauh di depan kita yang masih saja berkutat dengan segala Gairah Kuntilanak, Berontak Dalam Kancut atau Mr Bean Kesurupan Depe dan lain sebagainya.

aff813789ad4a764aaff2b25343ebc41_080612-hn1-tidak-ada-rowan-di-mr-bean-kesurupan-depeSebegitu rendahnyakah gambaran peradaban kita? Mungkin saja…..dan kita tak bisa terus menyalahkan mereka yang terus saja “membuat gambaran” buruk tentang peradaban masa kini kita, karena mereka terus ada karena masih banyak diantara kita yang masih menontonnya.

twitter @andibachtiar


TAGS ridley scott Add new tag prometheus depe


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post